Dah bisa ketebak, cherrybelle dominan di SCTV,7 Icons dominan di RCTI,syahrini ga ada apa2nya di RCTI,kan anak emasnya SCTV :D

Knp idp dan geisha bs menang d dahsyat award?? Jwbnya adalah krn mrk sm2 menyanyikan soudtrack sinetron d rcti…mky mrk bs menang..jd jgn pd heran ya..hahaha

ya ampun ini dahsyat award konpirasi/modus penipuan polling sms premium. di twitter, idp ama super girlies jadi trend tp isinya cacian.

Seperti konspirasi yah acara Dahsyat Award ini, di logika aja banyakan fansnya 7Icons n Cherrybelle drpd SG,tp tetep dukung aj deh :)

fans agnes juga.. terkesan jd penipuan soalnya kan voting sms brp tuh.. =.=”

Aduan sms dahsyataward2012 <- http://t.co/LiC1CDD7

saya akan diledek jika ketahuan menonton acara ini.

tapi yang menarik untuk saya ialah para juri jurinya. bisa dibilang acara ini tdk profesional dan terkesan benar benar ingin mengeruk uang para remaja. ditambah oleh juri jurinya yang sering berantem.

apa buktinya mengeruk uang ?
dr ketika peserta pertama yang akan keluar. eh tiba tiba dr pihak manajemen menciptakan konsep ‘hak veto’.
dan tiba tiba bisa saja ada tambahan waktu untuk kirim sms ketika sebelumnya dibilang sms voting ditutup.

entahlah.. awalnya berpikir bahwa jurinya merasa tertipu, dipikir untuk mencari bakat tapi ternyata hanyalah ajang komersil.

ya gitu deh.

Pertama tama sebenarnya gw anggap masalah ini sepele dan terlalu lebay. Seharusnya bisa diselesaikan baik-baik.

tapi yang amat disayangkan ialah reaksi publik yang terlalu mendukung satpam. Ya ga masalah mendukung, yang dipermasalahkan ialah alasan dukungan tersebut. Masa iya hanya karena si suster ngesot terbilang remaja lalu ‘ababil pasti salah’. dan karena satpam adalah golongan kurang berada masa iya jadi ‘yang kaya selalu menindas’. Hal ini jadi mengingatkan kasus TKI yang dulu diberi sumbangan dgn harapan membantu tki tki lainnya tapi malah menyimpan untuk dirinya sendiri.

sedangkan dari sisi hukum, kasus ini memang bisa dibawa ke pengadilan. berikut kutipan kaskuser yang saya copas tanpa ijin :

[QUOTE=LSnC;579973308]

saya keberatan dengan komentar agan..

saya tidak membela si suster ngesot jadi-jadian ini…

tapi saya hanya coba untuk menilai berdasarkan hukum yang ada.

1. Jika dibilang si suster ngesot telah mengganggu ketertiban masyarakat sekitar, maka hal ini harus dapat dibuktikan terlebih dahulu. karena penghuni apartemen yang merasa terganggu, sebenarnya mempunyai hak untuk melindungi kepentingannya yakni ketertibannya yang telah mengganggu ke instansi yang berwenang. Pertama, mereka dapat melaporkan ke pihak apartemen, atau Kedua mereka dapat melaporkan ke pihak polisi atas dasar laporan Perbuatan Tidak Menyenangkan.

Namun disini permasalahannya, apakah hal ini pernah dilakukan? jika tidak, maka kita tidak dapat menghakimi si suster ngesot telah mengganggu ketertiban masyarakat.

Selain itu, dalam hal ini si suster ngesot hanya bertujuan mengganggu temannya dan bukan untuk mengganggu seluruh pemilik apartemen.

Jadi, klopun orang yang berhak untuk merasa ketenangannya telah terganggu oleh perbuatan tidak menyenangkan si suster ngesot, maka orang tersebut adalah teman si suster ngesot tersebut.

2. Kedua, dalam hal ini secara hukum, Perbuatan Satpam dapat dikategorikan sebagai perbuatan penganiayaan ringan, dimana dalam KUHP (kitab undang-undang Hukum Pidana) diatur dan tentunya terdapat sangsi hukuman kurungan atas perbuatan tersebut. Hal ini sama saja dengan perbuatan seorang polisi yang memukul anda karena telah tidak membawa SIM dengan alasan menjaga keselamatan pengemudi lainnya.

Apakah klo anda ditangkap polisi terus dipukul anda bisa menerimanya???

3. Apakah perbuatan sang satpam yang menendang si suster ngesot dapat dibenarkan? karena masih banyak tindakan lain yang dapat dilakukan seperti memperingatkan si suster ngesot jadi-jadian secara langsung atau memarahinya dan membawanya ke pihak pengelola apartement untuk diberikan sanksi.

4. Jika perbuatan sang satpam dapat dibenarkan, maka kita justru membiarkan perbuatan menghakimi sendiri layaknya perbuatan orang-orang yang tidak bertanggungjawab yang memukuli (bahkan dibeberapa kasus ada yang sampai mati) maling yang ketangkap. Apakah itu diperbolehkan?

ingat semua orang mempunyai hak dan kewajiban yang sama, perbuatan menghakimi sendiri adalah perbuatan yang tidak dapat diperkenankan sampai kapan pun juga.

perbuatan Orang tua si suster ngesot melaporkan satpam adalah hal yang wajar, karena siapa pun di dunia ini klo anaknya di lukai seseorang pasti dia secara insting melakukan tindakan untuk melindungi anaknya.

Jadi saya harap, kita dapat lebih dewasa mengomentari hal ini, janganlah berkomentar karena melihat si satpam orang yang secara ekonomi lebih lemah dan si suster ngesot adalah anak orang kaya maka kita harus lebih berempati kepada si satpam, sedangkan si suster ngesot yang udah terluka justru kita hina.

KLO GA KEBERATAN TARUH DIHALAMAN PERTAMA GAn[/QUOTE]

 

bahkan dihalaman facebook dukungan tdh satpam dinodai dgn caci maki, kata kata kasar yang tidak mengenakkan.

intinya saya tidak peduli dgn kasus ini, tapi ignorance sangatlah menggemaskan saya. alasan alasan yang tidak masuk akal. seperti candaan suster ngesot ini sebenarnya hal yang biasa. anak sd saja sekarang sudah nimpuk nimpuk telor n sagu. dan adegan suster ngesot ini tidak bisa dilepas dari media massa sebut saja film film horror atau tayangan reality show yang mengerjai orang orang dgn hantu hantu (pocong, tuyul, suster ngesot, kuntilanak, dsb).

ya gitu aja sih.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.